Sabtu, 24 Mei 2025

Operasi Jam Malam Pelajar Tidak Tepat Waktu dan Sasaran, Rugikan Sejumlah Pedagang Kecil dan UMKM Setempat

Operasi Jam Malam Pelajar Tidak Tepat Waktu dan Sasaran, Rugikan Sejumlah Pedagang Kecil dan UMKM Setempat 


CATATAN BANG EKO | Baru-baru ini, Pemerintah Kota Bontang menerapkan operasi jam malam pelajar di kawasan Pujasera Kopkar PKT pada pukul 20:00, yang bertujuan untuk mengawasi aktivitas pelajar dan mengurangi potensi kenakalan remaja. Namun, kebijakan ini dikeluhkan oleh sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat karena berdampak pada penurunan omzet, terutama pada jam-jam makan utama (misalnya sore/malam hari).  

Pemerintah hendaknya memahami dan menyadari pentingnya menjaga kedisiplinan pelajar sekaligus tetap mendukung kelangsungan usaha UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Operasi yang dilakukan tersebut bertujuan sangat baik dan mendapat dukungan sejumlah pihak dan orang tua siswa, namun demikian perlu dilakukan evaluasi waktu operasi, perlu dilakukan koordinasi antara Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan asosiasi UMKM untuk meninjau ulang jadwal operasi, misalnya dengan mempertimbangkan durasi waktu jam malam, menghindari jam makan utama (misal: pukul 18.00–20.00) dan berokus pada lokasi/lajur tertentu yang rawan kerumunan pelajar, seperti warnet game online, rumah billiar, pusat perbelanjaan dan sejumlah kafe yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para pelajar.  

Sementara itu Eko Yulianto, S.H. selaku praktisi hukum dan aktivis LIRA menyebutkan, hendaknya pemerintah mengakomodir keluhan para pedagang kecil tersebut, mengingat kondisi perekonomian yang sedang lesu dan warung-warung pada sepi, perlu dilakukan sosialisasi lebih intens lagi kepada masyarakat, pastikan pelajar, orang tua, dan UMKM memahami pentingnya kebijakan ini untuk mendisiplinkan seluruh pelajar di Kota Bontang, pesan tersebut dapat disampaikan melalui media sosial atau forum dialog.  

"Kebijakan publik harus menyeimbangkan antara ketertiban yang diharapkan dan dampak ekonomi yang ditimbulkan. Pemerintah harus berkomitmen dapat memberikan solusi yang adil bagi semua pihak tanpa mengorbankan kepentingan pelajar maupun UMKM" demikian pungkasnya.

Laporan: Eko Yulianto



Tidak ada komentar:

Posting Komentar